Menu Close
GEMAH RIPAH

Berakar dari pepatah terkenal yang menghargai makna literal dari kedamaian dan kemakmuran abadi, musim terbaru Koleksi Gemah Ripah Artine Kain bermaksud untuk mewujudkan barang-barang yang lebih besar dari budaya dan alam Jawa. Koleksi ini diharapkan dapat menyimbolkan nilai-nilai peribahasa yang dikaitkan dengan keikhlasan pengalaman dan kehidupan manusia. Karena koleksinya sendiri mewakili potongan klasik dan dewasa, Artine Kain ingin menonjolkan karisma abadi dari pola halus, yaitu: Gemah, Ripah, Loh, dan Jinawi.

Gemah

Dengan keinginan mewakili kemewahan alam, Gemah diwakili oleh berbagai ladang, petani, dan yang paling penting, gunungan. Gunungan menggambarkan esensi dari kerimbunan tanah melalui penataan tanaman, sedangkan bentuknya yang menyerupai gunung menandakan keberuntungan dan kesucian. Didominasi oleh warna hijau, Gemah juga dengan ramah mengaitkan polanya dengan keberuntungan.

Ripah

Dengan menampilkan kata Parangkusumo, yang merupakan nama pantai yang diyakini sebagai pintu gerbang Laut Selatan yang megah, Ripah bertujuan untuk menunjukkan rasa spiritual dari kekayaan Jawa yang tak ada habisnya karena alamnya laut tak terbatas. Dengan
representasi dari beberapa nuansa biru, Ripah juga bercita-cita untuk mengingatkan orang dengan kedalaman kebijaksanaan dan stabilitas

Loh

Nuansa drama yang tergambar dalam Loh berasal dari perpaduan warna hijau tua dan jingga, yang secara sempurna menyatukan makna harapan dan keseimbangan menjadi satu. Loh pun menyoroti Labuhan Lawu karena merupakan prosesi yang dilakukan dengan khusyuk untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus berdoa untuk kesejahteraan seseorang kepada Yang Maha Kuasa.

Jinawi

Mengetahui bahwa matahari memberikan cahaya dan kehidupan kepada yang hidup, Jinawi kemudian menggambarkan makna harta dan kelimpahan melalui pola yang menunjukkan bagaimana makhluk rela berputar di sekitar kekuatan yang kuat. Dengan menggunakan warna dasar ungu yang melambangkan kualitas pengaruh dan kekayaan, Jinawi ingin menginspirasi orang-orang untuk menjadi sumber kekuatan bagi orang-orang di sekitarnya.