Menu Close

Merapi

Merapi merupakan perwujudan keagungan Tuhan yang tak terprediksi. Masyarakat percaya bahwa terdapat hal-hal lain di Merapi yang hidup selaras dengan manusia, dengan segala misteri-misteri yang ada didalamnya. Kemegahan Merapi mengingatkan masyarakat dengan terus rendah hat dan menjaga diri dari kepongahan, sebab di dunia yang sementara ini selalu ada hal yang lebih tinggi dan menunggu kita pulang ke hadapan-Nya. Artine melalui edisi Sumbu Imajiner mencoba merangkum nilai-nilai dua sisi Merapi melalui penggambaran pola-pola yang menggabungkan kemegahan dan filosofi kehidupan Merapi. Para pemakai Artine diharapkan untuk mendalami kerendahan hati dan terus mengingat bahwa kelak, semua dari kita nantinya akan kembali.

Tugu

Keberadaan Tugu merupakan pengingat bagi Sultan akan nilai-nilai pengabdian seorang pemimpin pada mereka yang mengikutinya. Tugu menyimpan harapan-harapan yang ingin disampaikan masyarakatnya tentang kehidupan mereka , mimpi-mimpi akan kemakmuran, kehidupan para generasi penerus. Tugu menggambarkan adanya kesatuan tekad antara Sultan dan rakyatnya. Tujuan final dari kepemimpinan Sultan adalah terciptanya manunggaling kawula gusti, ‘bersatunya’’ hamba dengan Sang Pencipta. Edisi Sumbu Imaginer oleh Artine mencoba menerjemahkan nilah kebijaksanaan pemimpin Yogyakarta dan kedekatan mereka dengan Sang Pencipta. Tugu digambarkan dengan corak-corak yang menvisualisasikan nilai kesederhanaan dan empati khas Yogyakarta, untuk kemudian ditanamkan perlahan kepada para pemakaian kain Artine.

Keraton

Segala sudut bangunan keraton menyimpan nilai-nilai kebajikannya, pengingat bagi para pemangku kuasa untuk senantiasa memikirkan rakyat dan lingkungannya. Dindingnya menyimpan harapan-harapan sang raja untuk memimpin seadil-adilnya, sehormat-hormatnya. Segala pusaka dan artefaknya menandakan kesakralan mistik turun-temurun, penanda kejayaan Yogyakarta pada masa lampau. Artine menangkap berbagai macam nilai-nilai kebajikan dan spiritual Keraton untuk diwujudkan dalam ornamen penanda keagungannya. Melalui kesakralan warisan budaya Keraton Yogyakarta, dipadukan dengan corak-corak bangunan dan simbolnya, Artine mengingatkan kembali para pemakaianya akan nilai-nilai kebijaksanaan keraton Yogyakarta.

Parangtritis

Kesakralan Laut Selatan dipegang teguh oleh masyarakat Yogyakarta untuk menghindarkan diri dari rasa angkuh nan jumawa di hadapan alam. Laut Selatan menggambarkan hubungan antara manusia dengan manusia lainnya. Terjalinnya tali persaudaraan yang kuat antar masyarakat merupakan kunci majunya peradaban. Yogyakarta dikenal dengan keramahan dan kehangatan penduduknya, bentuk perwujudan dari “ngewongke wong”, bahwa setiap manusia adalah insan yang setara, dan karenanya harus diperlakukan sebagaimana manusia seutuhnya. Artine menyatukan nilai-nilai humanisme dan spiritual Laut Selatan dengan keindahan pemandangan yang menawan mata setiap pengunjungnya. Deburan ombak dan pasir putih yang dimanifestasikan dalam desain akan menjadi penanda pemakai Artine untuk terus menerus berusaha memanusiakan manusia.

Price Based Country test mode enabled for testing Indonesia. You should do tests on private browsing mode. Browse in private with Firefox, Chrome and Safari